Cerita
HORROR
today : | at : | HorrorMode : ON
> / home / facebook / twitter / gplus / follow blog /
Title Publisher Comments Modified Category
Tampilkan postingan dengan label misteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label misteri. Tampilkan semua postingan

Gangguan-Gangguan di Asrama Putri Iblis Baik Hati 15 08.03

Filename Gangguan-Gangguan di Asrama Putri
Publisher Iblis Baik Hati
Date and Time 08.03
Category
Action

Hai, saya Rhien. Ini pertama kalinya lho saya berbagi cerita di sini. Saya ingin berbagi cerita dengan teman-teman, sebuah cerita yang sederhana tapi sempat membuat saya sedikit merasa tertekan juga. Cerita ini berawal pada bulan Juli 2012. Saat itu saya tengah mencari pekerjaan part time disela-sela waktu kuliah saya, maklum sebagai mahasiswa tingkat akhir aktivitas akademik saya hanya mengerjakan skripsi dan alhamdulillah akhirnya saya mendapat pekerjaan sebagai wali asuh disebuah asrama sekolah di daerah Bandung. Jam kerja di asrama tersebut dimulai dari jam tiga sore sampai dengan keesokan pagi, dan setiap wali asuh harus tinggal di asrama tersebut.

Asrama itu adalah asrama putri. Ketika itu ada empat orang wali asuh di sana dan beberapa pengurus asrama. Di asrama itu ada sembilan bangunan yang letaknya saling terpisah satu sama lain, dan kamar wali asuh berada di bangunan ke lima (dalam hitungan posisi yang saya buat). Asrama itu memiliki halaman yang cukup luas, suasana di sana sangat sunyi sekali. Jangankan malam hari, pagi dan siang hari pun benar-benar sepi. Selama saya bekerja di sana, jarang sekali saya melihat warga sekitar yang berlalu lalang. Rumah-rumah yang ada di sekitar asrama memiliki pagar yang tinggi, sehingga agak sulit untuk melihat rumah tetangga.

Saya sempat mendengar bahwa asrama putri tersebut sebetulnya adalah sebuah villa keluarga. Villa tersebut dijual oleh pemiliknya kepada pemilik yang sekarang. Pada awalnya saya tidak menemukan hal-hal yang aneh di sana, meski jujur hati saya sebetulnya sangat tidak nyaman tinggal di tempat seperti itu. Tempat yang agak sulit akses transportasi, tidak ada angkot, hanya ada ojeg, itupun harus berjalan cukup jauh untuk menemukan ojeg itu. Kejadian-kejadian aneh mulai terjadi ketika menjelang pertengahan bulan Ramadhan  (Agustus 2012). Entah kenapa diantara keempat wali asuh yang ada di sana, saya adalah wali asuh yang mendadak sulit tidur. Udara di sana sebetulnya sangat dingin, terlebih jika malam tiba. Akan tetapi setiap waktu tidur tiba, badan saya justru sering kali berkeringat.

Keempat wali asuh tidur dalam satu kamar. Entah pada malam keberapa ketika saya mencoba untuk memejamkan mata, tiba-tiba saya terhenyak, saya mendengar suara orang bercakap-cakap di depan kamar wali asuh, percakapan dalam bahasa yang saya sendiri tidak mengerti bahasa apa itu. Percakapan itu terdengar jelas sekali. Awalnya saya berpikir mungkin itu hanya halusinasi pendengaran saya saja, akan tetapi semakin saya dengarkan suara itu semakin jelas dan beberapa menit kemudian menghilang.

Saya terbangun, sementara ketiga rekan saya masih tertidur lelap. Saya lihat jam di HP, waktu itu jam menunjukkan sekitar pukul 01.15 WIB dini hari. Saya berbaring kembali dan ketika saya mencoba tidur, kali ini saya mendengar suara pintu berderit, lalu suara seperti orang yang tengah memukul-mukulkan palu. Suasana di asrama benar-benar hening, dan suara-suara itu begitu jelas terdengar. Belum lagi lolongan anjing dari bukit di belakang asrama yang banyak ditumbuhi rumpun-rumpun bambu dan semak-semak. Akhirnya hingga subuh tiba saya tidak bisa tidur.

Saya berusaha diam, tidak menceritakan apapun kepada rekan-rekan saya. Apalagi kepada anak-anak di asrama. Tapi malam demi malam saya lalui selalu dengan kondisi seperti itu. Suara jeritan perempuan, ketukan di jendela kamar, hingga suara benda yang jatuh begitu mengganggu malam-malam saya.

Ternyata tidak saya saja yang mulai terganggu dengan hal-hal aneh itu. Rekan saya pun mulai merasakannya. Pada suatu malam, tepat jam 00.30, entah ada apa tiba-tiba sebuah benturan keras terdengar dari depan jendela kamar kami. Saya dan rekan saya terbangun, rekan saya nampak terkejut, wajahnya pucat pasi. Saya berusaha menenangkan, akhirnya saya memilih untuk tetap terjaga dan membaca Al-Qur’an. Suara benturan sebanyak tiga kali terdengar, dilanjutkan lagi oleh suara gemericik air dan derit pintu. Padahal kamar mandi berada di luar, cukup jauh dari kamar kami, kamar mandi itu ada di bangunan keempat, tepat di seberang bangunan dimana kamar kami berada.

Keesokan harinya seorang penghuni asrama kerasukan. Sore harinya teman sekamarnya juga ikut kerasukan. Pihak asrama memanggil ustadz dan berdasarkan keterangan dari anak yang kerasukan itu, dia sering kali melihat harimau berwajah manusia berkeliaran di halaman asrama. Dia juga sempat melihat ada bayangan hitam besar yang duduk di ruang TV (ruang TV ini sebetulnya bukan sebuah ruangan, tapi balkon asrama di lantai satu) dan pada malam itu, istri dari petugas bersih-bersih asrama pun ikut kerasukan selepas pulang dari ruang laundry, jam 01.00 malam.

Saya mencoba mencari tahu tentang asrama itu, dan ketika saya bertanya kepada juru masak yang ada di asrama, beliau bercerita bahwa sebelum menjadi asrama, tempat itu memang adalah sebuah villa. Akan tetapi villa itu dijual karena salah satu penghuninya, seorang perempuan bunuh diri dengan menggantung diri di ruangan depan yang berada di bangunan ke dua. Setelah peristiwa itu, villa ini dijual kemudian dibeli oleh pemilik villa yang sekarang.

Masih menurut juru masak di asrama, beliau bercerita bahwa di pohon yang memiliki buah kuning kecil (entah itu pohon apa, pohon itu ada di luar pagar asrama bagian belakang), sering kali ada sosok perempuan yang duduk, dan tepat di dekat pohon itu, ada pohon durian dan di sana pun sering kali ada seorang kakek bersorban putih, berjanggut panjang menampakkan diri bahkan ikut sholat di mushola asrama. Lalu, di atas atap ruang laundry pun sering kali ada sosok besar hitam duduk dengan manisnya hampir setiap malam.

Kepala asrama pun sempat mendengarkan suara orang batuk-batuk semalaman di mushola yang menempel tepat dengan rumah tinggal beliau, bahkan satpam asrama yang berjaga full 24 jam selama musim libur lebaran tiba, diikuti oleh sosok perempuan berambut panjang tergerai ke arah dapur.

Saya baru tahu cerita tersebut setelah hampir dua bulan bekerja di sana. Kejadian aneh pun satu per satu terjadi. Anak yang kerasukan hingga meraung-raung dan mencakar-cakar begitu mengganggu ketenangan di asrama, dan selepas lebaran, anak itu memutuskan untuk berhenti sekolah dan berasrama di sana. Ia memilih untuk kembali ke daerahnya di Kalimantan. Kejadian-kejadian yang mengganggu itupun baru menghilang setelah rekan saya membeli garam bukit. Garam bukit itu adalah butiran garam yang memang berfungsi untuk menangkal gangguan-gangguan dari makhluk-makhluk halus. Entah apa kabarnya kondisi asrama hari ini. September lalu saya memutuskan untuk berhenti bekerja di sana, fokus menyelesaikan penelitian skripsi saya dan kini, setidaknya saya sudah bisa tidur dengan nyenyak tanpa gangguan apapun.

Pendakian Gunung Lawu Thn 2000 Iblis Baik Hati 11 08.06

Filename Pendakian Gunung Lawu Thn 2000
Publisher Iblis Baik Hati
Date and Time 08.06
Category
Action

Waktu itu, angkatan senior saya (sebut saja namanya Mahmud) mempersiapkan pendakian. Lantaran tujuannya semi refreshing menjelang UAS, mereka memilih gunung yang relatif gampang. Untuk itulah, gunung Lawu menjadi tujuan. Sebagai informasi, gunung di perbatasan Jateng-Jatim itu menjadi ajang latihan sebuah korps pasukan elit kebanggaan bangsa ini. Wajar saja kalau jalurnya relatif damai & bersahabat karena setiap tahun selalu diperbarui. Beda dengan Ciremai di Jawa Barat, Slamet di Jawa Tengah, atau Semeru di Jawa Timur. Di ketiga gunung itu, pendaki biasanya mengikuti jalur air karena itulah jalur yang tersedia secara alami. Jalur lain biasanya harus membuka sendiri atau mengikuti bekas jalur dari kelompok lain.
Mahmud dan rekan-rekan semuanya berlima. Biasanya jumlah rombongan naik gunung selalu genap, karena ada semacam pantangan untuk jumlah anggota ganjil. Katanya nanti jumlah rombongan akan digenapi oleh makhluk astral. Tapi saat itu mereka cuek karena memang tidak berniat buruk. Lagipula, gunung adalah ciptaan-Nya yang selalu tersedia untuk dikagumi. Kenapa harus pusing dengan segala macam pantangan? Begitu mereka berpikir. Mereka memang datang dari keluarga dengan latar religi yang cukup kokoh. Mahmud menempuh pendidikan pesantren saat usia SD, sementara Leki — teman sekosan Mahmud yang juga ikut saat itu — adalah anak seorang pemuka agama di Kabupaten paling selatan di DIY.
Sementara ketiga personil lain mahasiswa biasa. Tarso adalah teman seangkatan Mahmud beda jurusan yang lebih sering nongkrong di sekre sampai malam sambil membunyikan gitar dan menenggak minuman dari botol bergambar pria bertopi. Mahmud jarang mengikuti kegiatan lapangan meski juga anggota. Capung anggota mapala dari divisi panjat. Ia lebih sering mengakrabi dinding dan tebing ketimbang pendakian yang menghabiskan waktu minimal 2 hari. Personil terakhir, Anto, seorang mahasiswa galau yang selalu asyik menembak cewek tanpa pernah diterima. Ia sedivisi dengan Capung.
Mereka berangkat dari kota pelajar sabtu siang. Masa itu perkuliahan masih senin-sabtu, tidak seperti sekarang yang hanya 5 hari. Tujuannnya adalah base camp Cemara Kandang, yang letaknya kira-kira 5 km di atas obyekwisata Tawangmangu. Setiba di basecamp menjelang magrib, kondisinya terbilang sepi. Hanya ada 1 rombongan lain dari Jatim yang juga akan mendaki. Lantaran saat itu kebetulan sedang bulan puasa, Mahmud dkk memutuskan berangkat setelah berbuka. Sementara untuk tarawih dan makan besar akan dilakukan di pos 2, yang biasanya tersedia air. Maklum, mendaki dengan perut terisi penuh setelah berbuka sangat tidak dianjurkan dari segi kesehatan. Bisa-bisa terjadi kram karena tenaga terbagi-bagi antara sistem pencernaan dengan sistem gerak.
Mereka berbuka dengan roti dan minuman hangat, lalu segera beranjak dari basecamp sebelum waktu isya. Perjalanan cukup lancar. Sejam berlalu, sampailah mereka di pos 2 alias pos air terjun/pos kawah. Lawu memang tidak memiliki kawah di puncak, melainkan di lerengnya. Di sana mereka membuka nasi bungkus yang dibeli dari warung di dekat basecamp. Usai makan, Leki mengajak menunaikan shalat isya sekaligus tarawih. Shalatlah mereka berlima dengan outfit lengkap (sepatu, slayer di leher, jaket) Gunanya jelas menahan dingin. Jangan heran, saat kemarau suhu lereng gunung bisa lebih dingin ketimbang penghujan karena angin kemarau lebih kencang.
Shalat isya dipimpin Mahmud dan ia akhiri dengan salam, seperti biasa. Saat itu tidak ada keanehan. Berikutnya 4 rakaat pertama tarawih dipimpin oleh Leki. Saat ia mengucap salam, tiba-tiba terdengar suara bergemuruh ikut mengucap salam di belakang shaf makmum. Suaranya seperti sangat banyak, sampai seramai jamaah shalat ied. Leki segera berbalik dan menghadap teman-temannya. Namun yang ia lihat ya hanya para personil pendakian. Di belakang mereka tidak ada siapa pun, hanya gelapnya hutan tanpa cahaya. Tarso, Capung, dan Anto, saling berpandangan dengan gemetar. Mereka bertiga memang bukan divisi gunung hutan, jarang menghadapi kondisi alam secara langsung. Baru kali itu mereka mengalaminya, biasanya hanya mendengar dari cerita-cerita.

SMS Berantai Pembawa Maut Iblis Baik Hati 6 09.43

Filename SMS Berantai Pembawa Maut
Publisher Iblis Baik Hati
Date and Time 09.43
Category
Action

Halo , selamat malam semua . Siapa disini yang tidak tahu sms ? Pasti semua tahu bukan atau sering smsan dengan teman , keluarga atau pacar ? semua pasti pernah ya .
Kali ini saya akan menceritakan urban legend yang bisa juga dibilang kisah nyata karena telah memakan banyak korban dan legend tersebut terjadi di Bali . Hal ini meyangkut dengan sms , tepatnya sms berantai . Apa itu sms berantai ? Sms berantai adalah disebarkan kepada orang-orang (kenal maupun tidak) melalui sms  , entah mengenai apa tugas , pengumuman atau hal lainnya . Sms berantai juga bisa disalahgunakan menjadi hal yang negatif contohnya penipuan , itu banyak terjadikan . Oke langsung saja saya ceritakan ya ?!
Entah siapa yang memulai dan menyebar luaskan , sms berantai ini telah memakan korban jiwa , belasan malah . korban memilik umur beragam dari belasan hingga puluhan . Cerita ini saya baca dari sebuah koran lokal di Bali (sekilas) dan hingga saat ini kasusnya tidak terpecahkan oleh polisi . Sms yang dikirimkan oleh nomor yang merahasiakan ini juga tidak bisa dilacak dan tiba-tiba selalu menghilang dari handphone si korban , sehingga identitas pelaku tidak bisa diketahui . Stiap korban yang menerima,membaca dan tidak menyebarluaskan sms tersebut selalu ditemukan keesokan harinya sudah meregang nyawa .
Psikopatkah? atau kiriman santen melalui teknologi ? atau hanya kebetulan belaka ? Yang pasti kasus ini bukan isapan jempol belaka , karena memakan korban jiwa yang nyata . Namun syukurlah , sekarang kasus ini sudah tidak pernah tampak di kalangan masyarakat dan lenyap di seiring waktu . Namun yang pasti , masih terasa ketakutan masyarakat . Nah , coba deh kalau anda anak muda dibali (atau dimana saja) , pasti pernah menerima sms berantai dan anda merasa kesal serata langsung menghapusnya . Hati-hati ya , bisa saja itu adalah sms berantai yang sama dengan sms  yang sudah menewaskan banyak orang .
Kalau anda bertanya apa isi smsnya , saya tidak sanggup mejawabnya , karena seperti tadi sms tersebut selalu menghilang dari handphone korban , seperti seseorang menghapusnya .
Demikianlah cerita saya mengenai urban legend yang pernah saya dengar , semua anda bisa menikmati nya . Nget-inget coment ya kawan setelah membacanya ^0^/
Selamat Malam

sumber :
dari kuping ke kuping,  http://reject2301.wordpress.com/2008/05/13/sms-maut/,  beritabali.com
note : ini hanya urban legend, untuk kepastiannya silakan investigasi sendiri dan cari tahu sendiri, penulis hanya menyampaikan infonya saja

7 Perairan Penuh Misteri di Dunia Iblis Baik Hati 1 08.18

Filename 7 Perairan Penuh Misteri di Dunia
Publisher Iblis Baik Hati
Date and Time 08.18
Category
Action

Kapal yang menghilang tiba-tiba, pesawat yang mendadak jatuh, sering terjadi di wilayah tertentu di sebuah perairan, entah laut atau danau yang besar. Peristiwa ini menimbulkan banyak cerita misteri yang belum terungkap.

Yang sangat terkenal tentunya kawasan Segitiga Bermuda. Namun sebenarnya masih banyak tempat lain yang juga menyimpan cerita-cerita aneh. 

Inilah 7 daftar Perairan Paling Bermisteri di Dunia.


1. Segitiga Bermuda Atlantik
http://www.didunia.net/
Perairan Paling Bermisteri di Dunia
Segitiga setan yang paling terkenal tentunya adalah segitiga Bermuda Atlantik. Kawasan ini dihubungkan oleh titik-titik imajiner yang berlokasi di Miami, Puerto Rico dan Bermuda.

Misteri yang terjadi di kawasan ini tentunya sudah tak terhitung. Banyak sekali pesawat dan kapal hilang sia-sia saat melintasinya. Pencarian pun seolah tak membawa hasil.

Berbagai spekulasi muncul tentang fenomena ini. Ada yang bilang pesawat dan kapal itu masuk dalam lubang hitam raksasa di lautan, masuk dimensi lain atau ditangkap oleh alien. 



2. Segitiga Michigan
Segitiga Michigan merujuk pada sebuah danau yang terletak di Amerika Serikat. Danau ini mulai dianggap mistis setelah kapten George Donner menghilang misterius saat menambang batubara pada tahun 1937.

Tiga belas tahun kemudian, pesawat Northwest Airlines 2501 yang membawa 55 penumpagn dan tiga kru hilang tanpa jejak. Pesawat tersebut seolah menghilang begitu saja di udara. Bangkai pesawat tak pernah ditemukan dan menyisakan misteri tak terjawab.

Beberapa saksi mata juga mengaku pernah melihat benda-benda aneh mirip pesawat beterbangan di sekitarnya. 



3. Perairan Sargasso
Perairan Sargasso memang masih bertetangga dengan segitiga Bermuda. Kawasan ini memiliki suhu hangat walaupun berlokasi di kawasan samudra Atlantik yang terkenal dingin dan membekukan. Namun yang paling penting, kawasan ini juga tak kalah mengerikan!

Sejumlah kapal sering ditemukan tanpa awak di wilayah yang dipenuhi Sargassum ini. Salah satu korbannya adalah kapal Rosalie yang berlayar pada tahun 1840. Setelah beberapa lama menghilang, kapal ini ditemukan mengelilingi lautan dalam kondisi tanpa awak dan tanpa mayat.



4. Lautan Iblis / Segitiga Naga
http://www.didunia.net/
Kawasan ini terletak di kawasan samudra Pasifik, tepatnya di sekitar pulau Miyake, Jepang. Letaknya kurang lebih 100 kilometer dari kota Tokyo. Legenda Jepang kuno menyebutkan bahwa kawasan ini memang dihuni oleh sejumlah naga, sehingga dinamai segitiga naga.

Jepang sempat kehilangan lima kapal militer di wilayah ini. Study pun sempat dilakukan di sini antara tahun 1952 hingga 1954. Akhirnya Jepang sampai pada satu kesimpulan bahwa kawasan ini berbahaya.



5. Segitiga Alaska
Segitiga Alaska dianggap bertanggung jawab atas hilangnya 16.000 sejak tahun 1998. Setiap tahun, sedikitnya 4 dari 1000 orang Alaska dinyatakan hilang tanpa jejak di kawasan ini.

Tak hanya makan korban individu, kawasan ini juga memakan korban kapal dan pesawat. Banyak ahli yang berpendapat bahwa mereka hilang akibat medan magnet yang terlalu kuat di kawasan tersebut.



6. Los Roques, Karibia
Kapal yang ditumpangi Vittorio Missoni dan lima awaknya lenyap tanpa jejak di perairan Los Roques, Karibia. Hilangnya kapal ini langsung dikaitkan dengan kutukan segitiga bermuda. 

Dugaan itu bukan tanpa dasar. Sejak tahun 1990an, kawasan ini beberapa kali memakan korban secara misterius. Peristiwa yang sama juga terjadi pada tahun 2008, di mana bangkai kapal sama sekali tak ditemukan. Orang pun beranggapan bahwa kawasan ini adalah segitiga Bermuda paling muda saat ini.



7. Segitiga Masalembo, Indonesia
http://www.didunia.net/
Masih ingat dengan tragedi misterius hilangnya pesawat Adam Air di awal tahun 2007? Pesawat yang memuat 102 orang tersebut lenyap tak berbekas saat dalam dalam perjalanan Surabaya ke Manado. Pesawat itu baru ditemukan empat tahun kemudian di Siompu, Buton, Sulawesi Tenggara.

Segitiga Masalembo berada di kawasan laut antara pula Jawa, Kalimantan dan Sulawesi. Bukan hanya Adam Air saja yang sempat tertelan di lautan Masalembo. KMP Senopati dan Kapal Tampomas juga hilang di kawasan ini

Kumpulan Misteri Sumur-Sumur Seram Iblis Baik Hati 4 09.35

Filename Kumpulan Misteri Sumur-Sumur Seram
Publisher Iblis Baik Hati
Date and Time 09.35
Category
Action

Kalau berbicara ttg sumur berhantu, mau nggak mau pasti langsung kepikiran Sadako yg ada di film The Ring. Saat sosok hantu wanita mengerikan ini merangkak keluar dari dalam sumur dan menghampiri layar teve. Bayangin aja, udah bikin bulu kuduk merinding! Dan ternyata memang ada lho sumur-sumur yg dipercaya berhantu.Siap Gan?


Sumur Okiku
Di Jepang—negara asal sumur Sadako—juga ada kisah sumur hantu lainnya.Tepatnya Kastil Himeji yang terletak di daerah Kobe. Sumur ini dihuni oleh hantu perempuan bernama Okiku, yan pernah bekerja di kastil itu sekitar abad ke-17. Konon ceritanya, Okiku adalah pelayan yang sangat setia dengan tuannya. Diam-diam, dia jatuh cinta pada Si Tuan Besar . Tapi nasibnya berkata lain. Suatu hari, Okiku mendengar rencana pembunuhan Tuan Besar, yg didalangi oleh salah satu prajurit dan langsung melaporkan rencana tsb kepada tuannya hingga rencana gagal dilaksanakan. Si prajurit berhasil kabur dan berniat membalas dendamnya pada Okiku. Salah satu tugas Okiku adalah merawat 10 buah piring berharga koleksi Si Tuan Besar dan merasa sangat terhormat melaksanakan tugas itu karna saking berharganya dan pentingnya piring’’ tsb. Sayangnya, si prajurit tadi mencuri satu buah piring. Okiku pun panik.

Dia terus menghitung piring-piring tsb, tapi hasilnya tetap sembilan buah. Tentu saja Okiku resah, takut dicurigai sbg pencuri piring yg hilang. Sedihnya, Tuan Besar yg dia puja dan telah diselamatkan nyawanya, juga menuduh Okiku mencuri piring tsb lantas menjatuhkan hukuman mati karenanya. Sebelum dibunuh, Okiku disiksa terlebih dahulu. Tubuhnya digantung di atas sumur, dicelupkan di dalam sumur dan dan diangkat lagi lalu dipukul dg batang kayu. Hingga akhirnya meninggal ditebas pedang.Kemudian mayatnya di buang ke dalam sumur. Sejak saat itu, setiap dini hari terdengar isak tangis dan suara menghitung dari dalam sumur. Suara menghitung itu hanya sampai pada hitungan sembilan saja, kemudian berubah menjadi lengkingan tangis yg mengerikan karna nggak berhasil menemukan piring ke sepuluh



Lubang Buaya

Kalau sumur yg ini, agan pasti taulah ada di mana . Tepatnya di daerah Pondok Gede, Jak-Tim. Kisah sumur Lubang Buaya erat banget kaitannya dg peristiwa G30S/PKI. Di sumur inilah ditemukan 6 jenazah orang jenderal dan seorang letnan TNI yg tewas pada pembantaian 30 September 1965. Kini di sekitar sumur tersebut dibangun museum dan monumen Pancasila Sakti untuk mengenang ketujuh pahlawan revolusi itu. Di sebuah sumur terdapat ruangan berisi patung replika, diorama serta rekaman suara yg menceritakan penyiksaan yg dialami. Ada pula dua rumah ,lengkap dg perabot aslinya yg disebut’’ sbg bekas pos komando dan dapur umum pasukan PKI. Tak heran kalau disekitar area tsb beredar cerita seram. Misalnya ada warga yg melihat sosok kuntilanak saat melewati daerah Lubang Buaya di malam hari. Ada pula petugas loket museum mengaku prnh mendengar suara derap langkah sepatu boot—seperti sedang berbaris


Sumur Yamashita
Walau namanya spt nama Jepang, tapi sumur ini sebenarnya terletak di Johor Bahru, Malaysia. Sumur yg terletak di area penjara Johor Bahru inidibangun pada tahun 1883, dg tujuan sbg sumber air untuk narapidana. Tapi pada zaman kependudukan jepang saat Perang Dnia II, di bawah pimpinan Jenderal Tomoyuki Yamashita, sumur tersebut berubah fungsi menjadi tempat pelaksanaan hukuman pancung. Dianggap angker karna pernah ada beberapa petugas juga narapidana mengalami perstiwa’’ menakutkan. Mulai dari sumur tiba’’ mengeluarkan semburan api pd malam hari, muncul makhluk besar tanpa kepala yg sdg berdiri di atas sumur, sampai sosok wanita berambut panjang yg merasuki para narapidana untuk memasuki sumur.


Sumur Old Ford Niagara Castle
Kastil ini berumur 279 tahun yg terletak di sebelah barat New York, USA. Kabarnya kastil ini dihuni oleh para hantu. Sering terdapat laporan lilin yg menyala sendiriatau lolongan anjing siluman di malam hari. Tapi, hantu yg paling terkenal di kastil ini adalah hantu tanpa kepala Hantu tanpa kali ini pertama kali muncul sekitar tahun 1830-an. Menurut cerita, ada prajurit Perancis yg tewas saat bertarung karena kepalanya dipenggal. Setelah tewas, tubuh prajurit ini dibuang ke dalam sumur yg ada di lingkungan kastil. Kini setiap kali bulan pertama, sosok tubuh prajurita tanpa kepala ini akan muncul di sekitar sumur dan mengelilingi kastil, berusaha mencari kepalanya yg t’penggal


Sumur Woodside Heights

Woodside Heights, sbuah pedasaan di Long Island, New York, USA pernah menjadi perhatian publik—bahkan sampai masuk koran The New York Times pada tgl 28 juli1893—karena laporan soal sosok misterius di sumur desa tersebut.Jadi, di desa tsb terdapat sumur tua berlumut yg merupakan sumber air bagi penduduknya. Dan pada bulan juli 1893, para penduduk takut mendekati sumur tsb karena terdapat sosok berjubah putih disana. Pada suatu siang, tiga anak kecil bernama Josie, Winnie dan Georgie Caton pergi ke sumur sambil membawa ember, karna diberi tugas oleh orang tuanya utk mengambil air. Tapi saat sd mengambil air dari sumur, mereka dikagetkan oleh sosok berubah putih merangkak menghampiri mereka. Ketiga anak ini pun lari ketakutan!

Kemudian, Annie Robinson yg berumur 14 th jg pergi ke sumur tsb dan melihat sosok lelaki besar berjubah putih. Bedanya kali ini sosok putih ini Cuma berdiri diam saja dan memandangi Annie dg tatapan garang. Annie yg mengira sdg berhadapan dg orang gila, lalu buru’’ menjauhi sumur tersebut

Lalu pemuda bernama Robinson jg diganggu oleh sosok misterius ini saat dia mampir utk minum dari sumur tsb. Robinson yg kabur dg menggunakan kereta kuda, mengaku di hampir saja tertangkap karena sosok putih tersebut ternyata bisa terbang!

Kegaiban Sungai Citarum Iblis Baik Hati 2 07.42

Filename Kegaiban Sungai Citarum
Publisher Iblis Baik Hati
Date and Time 07.42
Category
Action


Kramat Eyang Dipati Ukur
Sungai Citarum selalu  dituding sebagai penyebab utama terjadinya banjir di kawasan Kabupaten Bandung, juga daerah-daerah lain di sepanjang aliran sungai terbesar sekaligus terpanjang di Provinsi Jawa Barat itu. Induk sungai ini berhulu dari tujuh mata air yang berinduk dari sumber-sumber mata air lainnya yang ada di kawasan gunung-gunung besar yang berada di sekeliling kawasan Bandung. Dari selatan ada anak sungai besar bernama Cisangkuy, dan dari utara ada anak sungai Cikapundung. Kedua anak sungai tersebut bermuara di Citarum, kawasan bekas Ibukota Bandung lama, yakni Baleendah dan Dayeuhkolot. Karena itu sangat wajar kiranya, jika pada puncaknya musim penghujan tiba, kedua titik ini dapat dipastikan akan dilanda luapan air sungai yang melimpah, alias banjir.
Tahun ini, berdasar pengakuan para penduduk perkampungan korban banjir di kedua daerah tersebut, merupakan banjir terbesar. Di samping luapan banjir yang begitu cepat, juga kawasana yang terkena banjir pun semakin luas. Rumah-rumah atau perkampungan yang biasanya tidak terkena, kini ikut terendam banjir. Bahkan jalan raya yang sengaja dibangun lebih tinggi pun, ikut pula tergenang, sehingga berdampak terputusnya arus transportasi.
Terlepas dari cerita tentang banjir, sebagaimana hasil investigasi Misteri, di balik namanya yang terkenal itu, Citarum ternyata banyak menyimpan cerita misteri yang menarik digali sekaligus diketahui. Konon, nama Citarum sebagai sebuah sungai tua sudah ada sejak zaman sebelum kota Bandung terbentuk. Bahkan, nama Citarum sudah dikenal dan sudah ada jauh tatkala kawasan Bandung masih berupa cekungan, atau sebelum terjadinya pristiwa Bandung menjadi sebuah danau raksasa, yang lebih masyhur dikenal dengan nama telaga. Ini terjadi untuk jangka waktu ratusan tahun lamanya.
Sebagaimana catatan sejarah yang dapat dibaca, bahwa konon kawasan Bandung dulunya masih berupa hutan, dengan cekungan yang ada di bawah kaki Gunung Sunda. Di bagian utara cekungan ini sejak dulunya telah dibelah oleh sebuah aliran sungai bernama Citarum, yang titik hulunya berasal dari sebuah gunung lain di kawasan selatan, dengan arah alirannya menuju ke barat hingga menembus sebuah gunung lainnya yang ada disana, sebelum akhirnya terus mengalir ke kawasan luar Bandung yang ada di sebelah barat.
Karena suatu peristiwa alam yang menghebohkan, yakni meleutusnya Gunung Sunda yang disebutkan berada di bagian utara Bandung saat ini, maka dampaknya  antara lain terjadinya luapan larva, serta bebatuan-bebatuan besar. Kesemuanya itu mengalir memenuhi aliran Sungai Citarum.
Karena aliran Sungai Citarum menuju ke laut yang berada di bagian barat Pulau Jawa yang sebelumnya harus melewati terowongan sungai di bawah Gunung Sunda, oleh sebab banyaknya bebatuan yang terbawa serta limpahan larva akhirnya tersumbat. Aliran sungai yang melewati terowongan secara otomatis tertampung di antara cekungan Bandung. Karena peristiwa ini, konon, untuk sekian ratusan tahun lamanya kawasan Bandung pun terendam dan berubah menjadi sebuah danau atau telaga raksasa. Hingga pada priode ratusan tahun berikutnya sumbatan bebatuan itu kembali terkikis dan Bandung pun kembali berubah menjadi daratan yang dialiri oleh banyak sungai-sungai kecil, yang kesemuanya berinduk pada sebuah sungai besar bernama Citarum.
Kendati demikian, siapa sangka kalau Citarum yang selalu dituding sebagai pangkal penyebab banjir di kawasan Bandung itu asal muasalnya adalah dari sebuah selokan, atau setidaknya hanyalah sebuah sungai kecil  yang berasal dari kawasan hutan Gunung Wayang, Pangalengan. Menurut cerita, sedikitnya ada tujuh atau lima buah sumber mata air yang kemudian mengalir membentuk Sungai Citarum. Sumber-sumber mata air itu mengalir dari sela-sela bebatuan di puncak Gunung Wayang itu kesemuanya mengalir dan tertampung pada sebuah kolam penampungan kecil yang berada di bagian kaki gunung setinggi 2181 meter diatas permukaan laut tersebut. Akhirnya air tersebut mengalir melalui selokan-selokan kecil yang membelah areal pesawahan dan perkampungan.
Namun, siapa sangka pula bahwa sumber air yang tertampung pada kolam kecil di kaki Gunung Wayang itu, sejak lama dikenal sebagai sumber air keramat. Pada setiap hari atau bulan-bulan tertentu, sumber air tersebut kerap didatangi banyak peziarah yang bertujuan mendapatkan berkah.
“Sumber air ini merupakan sumber air keramat yang ada di Gunung Wayang, di samping tempat-tempat lainnya yang berada di atas bagian gunung ini,” jelas Pak Oman (63), sesepuh setempat yang kepada Misteri.
Disampikan pula oleh Pak Oman, bahwa disamping banyak didatangi oleh para peziarah yang tujuannya bermacam-macam, sejak lama sekali kawasan Gunung Wayang telah menjadi semacam tempat wajib yang mesti diziarahi oleh mereka yang berhasrat menjadi dalang.
“Hampir semua dalang besar yang namanya kini terkenal, pasati pernah mendatangi gunung ini,” tandasnya.
Selain sumber air keramat, di kawasan ini pun terdapat sebuah makam petilasan yang dianggap sebagai bagian leluhur pegunungan gaib hulu Citarum. Makam tersebut berada tepat di sebelah kanan sumber air dan dikenali dengan sebutan Makam Eyang Dipati Ukur.
“Bisanya, setelah melakukan ritual mandi di sumber air Citarum, maka selanjutnya para peziarah pun melakukan ziarah ke makam Eyang Dipati Ukur. Mereka umumnya melakukan ritual pengukuran tongkat,” tambah Pak Oman.
Lebih lanjut kakek puluhan cucu ini menjelaskan, bahwa ritual tongkat yang dipotong sepanjang dua rentangan tangan (Sadeupa: B. Sunda) itu merupakan sibol keberuntungan. Biasanya, setelah melakukan ritual khusus peziarah akan melakukan pengukuran makam dengan tongkat tersebut. Kalau ternyata panjang makam sama dengan tongkat, maka segala permaksudan si peziarah akan tercapai. Sebaliknya, bila panjang tongkat tidak sama dengan panjang makam, maka permaksudannya masih belum saatnya terkabulkan. Uniknya, ada saja peziarah yang mengalami kejadian seperti ini. Aneh, memang. Tapi begitulah kenyataan yang terjadi.
Berdasar informasi yang berhasil dihimpun Misteri, alur Sungai Citarum yang mengalir dari hulu hingga ke titik paling akhir dari kawasan Bandung, konon terbagi dalam dua alur kekuatan dimensi gaib. Dari arah hulu hingga titik tengahnya yang berada di sekitaran kawasan Daeyeuhkolot, memiliki penguasa gaib yang berwujud seekor kerbau siluman yang tanduknya yang seperti patah menggelantung ke bawah, atau dalam istilah masyarakat setempatnya disebut Munding Dongkol.
Menurut pengakuan kebanyakan masyarakat sepuh di sana, konon kemunculan kerbau jejadian ini biasanya terjadi menakala air Sungai Citarum akan meluap atau banjir. Kerbau jejadian tersebut jika kebetulan ada yang melihat penampakannya dan dia sedang berenang di tengah sungai dari arah hulu ke titik batas kekuasaannya, maka dapat dipastikan banjir besar akan berlangsung.
“Seperti pada saat akan terjadinya banjir besar akibat meluapnya Sungai Citarum pada sekitar tahun 1986 silam. Dengan mata kepala sendiri, saya sempat menyaksikan penampakkan kerbau siluman Munding Dongkol itu. Dia sedang berenang-renang di tengah sungai. Namun pada saat menjelang banjir besar sekarang saya tidak melihatnya. Mungkin ada orang lain yang sempat melihatnya,” cerita Pak Oyo (50), penduduk sebuah perkampungan di Dayeuhkolot.
Dijelaskan pula, Munding Dongkol yang biasanya muncul sebagai pertanda akan terjadinya banjir itu, yang akan terlihat cuma bagian kepalanya saja. “Dia akan nampak seperti kerbau yang tenggelam dan mengalir terbawa arus!” tandasnya.
Sementara itu, dari kawasan Dayeuhkolot hingga ke alur paling akhir, yakni di ujung paling barat kawasan Badung, konon Sungai Citarum ini memiliki penunggu gaib lainnya, yang berwujud seekor ular besar berwarna hitam dengan lingkaran putih dibagian lehernya, atau menyerupai kalung. Ular jejadian ini oleh masyarakat setempat dikenali dengan sebutan Raden Kalung. Penamaan ini konon karena asal muasalsi ular merupakan seorang putera bupati yang sempat mengawini perempuan dari bangsa jin.
Raden Kalung menjadi penguasa gaib Sungai Citarum konon tidak lain adalah atas perintah ayahandanya sendiri.
“Raden Kalung itu merupakan penunggu sungai yang baik, karena biasanya dia akan membantu menolong orang-orang yang tenggelam di sungai. Terutamanya adalah mereka yang memiliki hubungan saudara dengannya, ” cerita Mardiyah (65), seorang ibu yang ditemui Misteri dan ditinggal di sebuah perkampungan tepian Citarum.
Lebih lanjut dijelaskan oleh wanita tua yang juga mengaku memiliki hubungan keturunan dengan sosok Raden Kalung ini, bahwa konon wujud sebenarnya dari ular jadi-jadian  itu ialah bagian kepalanya merupakan kepala manusia. Persisnya kepala seorang laki-laki berwajah tampan.
Mengiringi cerita terjadinya banjir besar yang melanda kawasan Bandung tahun ini, warga di beberapa perkampungan yang ada di dua kecamatan berbeda, yakni Baleendah dan Dayeuhkolot, dalam selang waktu yang berbeda pula, sempat dihebohkan oleh sebuah kejadian aneh. Ketika air Sungai Citarum itu meluap hingga menggenangi daratan, warga di kedua perkampungan tersebut dikabarkan sempat mendapat dua ekor ular berukuran yang sangat besar. Ular tersebut berjenis sanca kembang dengan ukuran panujang sekitar enam meteran.
Keanehan ular tersebut hingga kini masih menjadi cerita dan tanda tanya yang belum terjawab. Diceritakan, setelah kedua ular tersebut berhasil di tangkap secara beramai-ramai oleh masing-masing warga di kedua kampung tadi, esok paginya kedua hewan itu sama-sama hilang dari kandangnya. Padahal, kedua ular tersebut disimpan dalam sebuah tempat berupa peti dari kayu yang besar dan siangnya sempat menjadi tontonan di tengah bajir. Yang tak kalah aneh, peti tempat penyimpanannya masih dalam keadaan utuh.
Apakah kedua ekor ular itu merupakan sosok gaib yang menjadi bagian dari penunggu Sungai Citarum? Atau jangan-jangan hewan itu merupakan perwujudan dari penguasa gaib bernama Raden Kalung? Sungguh sebuah pertanyaan menggelitik yang selamanya selalu menarik untuk terus diterlusuri.
BOKS:
CITARUM
DI ZAMAN TARUMANEGARA
Situs Batujaya Karawang diduga merupakan sisa-sisa peninggalan dari Kerajaan Tarumanagara. Demikian juga dengan situs candi yang ditemukan di daerah Bojongmenje Rancaekek, Kabupaten Bandung. Makna kedua temuan ini bagi masyarakat Jawa Barat merupakan suatu hal yang sangat berarti untuk memperjelas keberadaan orang-orang Sunda dalam pentas sejarah di Pulau Jawa pada masa klasik, yaitu masa sebelum pengaruh Islam masuk dan berkembang.
Temuan Candi di Batujaya Karawang erat kaitannya dengan Prasasti Tugu, yaitu prasasti yang terdapat di Desa Tugu, dekat Tanjung Priok. Dalam Prasasti Tugu tersebut dinyatakan bahwa Raja Purnawarman memerintahkan untuk menggali dua kanal, yaitu Candrabaga dan Gomati, di mana kedua kanal tersebut alirannya terlebih dahulu dibelokkan ke sekitar istananya dan kemudian dialirkan kembali ke muara.
Panjangnya kanal tersebut setelah digali sejauh 6.122 tumbak, oleh Prof. Dr. Poerbatjaraka diperkirakan panjangnya 11 km. Jika perkiraan Purbatjaraka ini digunakan sebagai patokan dalam menelusuri bekas reruntuhan keraton Tarumanegara, maka situs Batujaya tersebut merupakan lokasi yang paling tepat untuk diasumsikan sebagai lokasi bekas keraton Raja Purnawarman. Ini karena jarak antara lokasi situs dengan Muara Bendera (tempat terpecahnya aliran sungai Citarum menjadi dua, yaitu yang menuju Muara Pakis dan yang menuju Muara Gembong) berjarak sekitar 11 kilometer. Perkampungan yang terletak antara dua pecahan aliran Sungai Citarum sampai bibir Pantai Pakis dan Muara Gembong merupakan sebuah delta yang terus mengalami pendangkalan akibat kegiatan sedimentasi yang dibawa oleh aliran Sungai Citarum.
Dugaan bahwa pantai purba tempat bermuaranya kanal Candrabaga dan Gomati yang digali oleh Raja Purnawarman terletak di Muara Bendera, berdasarkan pada kegiatan sedimentasi sungai yang terjadi pada aliran Sungai Citarum. Dari arah hulu, aliran sungai membawa sumber-sumber endapan seperti sampah dan lumpur yang kemudian membentuk delta pada Muara Bendera tersebut. Akibat sedimentasi yang terus menerus tersebut, telah memperbesar areal delta dan memecah aliran Sungai Citarum menjadi dua, yaitu yang menuju Muara Pakis dan yang menuju Muara Gembong.
Jarak antara Muara Bendera ke Muara Pakis sekarang sekitar 12 km dan yang menuju Muara Gembong kira-kira berjarak 15 km. Penelitian geologi di daerah sekitar Muara Bendera mungkin akan memberikan jawaban yang lebih akurat tentang dugaan letak muara purba seperti yang tertulis dalam Prasasti Tugu.

Sepasang Buaya Jelmaan Bidadari Menjaga Kawah Gunung Kelud Iblis Baik Hati 0 07.39

Filename Sepasang Buaya Jelmaan Bidadari Menjaga Kawah Gunung Kelud
Publisher Iblis Baik Hati
Date and Time 07.39
Category
Action

kawah kelud
Desa Sugihwaras merupakan perkampungan penduduk yang paling dekat dengan lereng Gunung Kelud. Warga desa ini memiliki warisan kebudayaan tersendiri yakni  mempersembahkan sesaji di kaki anak gunung. Persembahan sesaji ini sebagai simbol rasa terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Sejak dahulu, setiap tahun, warga di sini selalu mempersembahkan sesaji di tepi kawah. Tapi, setelah dari kawah muncul anak gunung, persembahannya sesaji dipindah ke kaki anak gunung. Tujuan kita memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa, supaya warga desa terhindar dari malapetaka, makmur, dan tetap hidup rukun,” ungkap Sinto, salah seorang sesepuh desa yang ditemui Misteri.
Sementara itu, menurut keterangan juru kunci Gunung Kelud,  Mbah Ronggo, “Syarat utama, larung sesaji ke kawah itu harus ada cok bakal dan jenang sengkala. Itu wajib!”
Apa yang terjadi jika syarat ini dilanggar? Seperti yang berlaku pada 2007 silam. Kala itu  larung sesaji kurang lengkap. Alhasil, ritual sesaji yang dilakukan itu nyaris saja membawa bencana. Terlebih lagi ritual dilakukan di bulan Ruwah menurut kalender Jawa. Padahal, menurut perhitungan Mbah Ronggo, bulan Ruwah kurang baik untuk larung sesaji. Lebih bagus lagi, kalau dilaksanakan di bulan Suro. Tapi, ketika itu Mbah Ronggo hanya diam saja. Karena ia memang tidak diajak musyawarah oleh pihak panitia. Maka supaya lebih sempurna lagi, Mbah Ronggo terus melaksanakan selamatan lagi di tepi kawah, tujuannya untuk melengkapi supaya lebih sempurna.
Untuk meredam amuk Gunung Kelud ketika itu, tak kurang dari 25 paranormal yang berada di sekitarnya menggelar ritual di sekitar danau kawah untuk meminta agar bencana letusan gunung api tidak terjadi.
Sebagai salah satu gunung berapi yang masih aktif di Jawa, Gunung Kelud memang masih menyimpan misteri. Seperti Merapi yang bertengger di ujung utara Yogyakarta, Kelud di Jawa Timur juga sering kurda. Kalau sedang mengamuk, juga amat ganas.
Gunung Kelud berada sekitar 35 kilometer dari Kediri. Kalau ditempuh dari Blitar, jaraknya lebih kurang 24 kilometer. Di puncak Kelud, terdapat danau kawah, volumenya mencapai jutaan meter kubik. Punggung Kelud, merupakan daerah pertanian yang subur. Berupa perkebunan dan jadi lahan produksi tanaman pangan bagi penduduk di sekitarnya.
Meski sehari-hari tampak tenang dan damai, setiap saat wilayah itu mungkin sekali tiba-tiba bisa menjadi wilayah yang mengerikan. Yakni ketika Kelud mengamuk. Uniknya, Kelud biasa meletus pada malam hari.
Yang tak kalah unik, sebelum meletus, Kelud selalu memberi tanda dengan suara gemuruh lebih dulu. Kemudian melontarkan berbagai material yang panasnya bisa mencapai 300 hingga 500 derajat Celcius. Daya rusaknya juga amat dahsyat seperti mengamuknya ‘wedhus gembel’ Merapi. Meluluhlantakkan daerah sekitarnya dan bisa merenggut banyak korban jiwa.
Sejak tahun 1000 Kelud telah meletus sebanyak 23 kali. Interval letusannya rata-rata berlangsung setiap 15 tahun sekali. Paling pendek 3 tahun, berlangsung pada tahun 1848, kemudian disusul pada 1851. Tapi Kelud pernah bersikap manis selama sekitar 37 tahun. Selama itu, ‘sakit batuk’ pun belum pernah. Apalagi sampai ‘muntah berat’. Hal ini berlangsung pada 1864 hingga 1901.
Entah apa yang membuat Kelud selama 37 tahun tak pernah sakit-sakitan. Barangkali para ‘penunggunya’ merasa enjoy karena warga sekitarnya rutin mengirim ‘makanan kesehatan’ berupa berbagai jenis sesaji, seperti yang kerap dilakukan oleh warga desa Sugihwaras tersebut.
Menurut catatan, sudah sebanyak 3 kali Kelud sempat ngamuk berat. Yakni pada tahun  1919, 1951 dan 1966. Uniknya, kalau direka-reka, angka tahun meletusnya itu amat menarik, yakni selalu mengiringi peristiwa besar yang terjadi di Tanah Jawa (Baca juga: Indonesia-Pen). Misalkan saja, letusan 1951, seolah menandai Pemberontakan Madiun. Kemudian ledakan pada 1966, terjadi setahun setelah terjadinya G30S/ PKI. Pada tiga ledakan itu, material yang dimuntahkan meluncur ke bawah melalui Kali Badak, Kali Ngobo, Kali Putih, Kali Semut dan Kali Ngoto.
Nama Gunung Kelud berasal dari Jarwodhosok, yakni dari kata “ke” (kebak) dan “lud” (ludira). Hal ini berarti bila murka, bisa merenggut banyak kurban jiwa tak berdosa. Menurut kepercayaan penduduk sekitar, kawah gunung ini dijaga sepasang buaya putih, yang konon merupakan jelmaan bidadari.
Legenda menceritakan, zaman dahulu kala ada dua bidadari sedang mandi di telaga tersebut. Karena terlena, dua bidadari ini melakukan perbuatan seperti yang biasa terjadi pada manusia modern, yakni berbuat intim dengan sesama jenis. Jadi, kedua bidadari itu tergolong penganut lesbian.
Perbuatan tersebut rupanya diketahui oleh dewa. Karena kesal, sang dewa pun mengutuk kedua bidadari tersebut, “Kelakuan kalian mirip buaya.”
Karena dewa memang penguasa jagad, kata-katanya yang ampuh itu membuat dua bidadari tersebut seketika berubah menjadi dua ekor buaya. Konon, hingga kini mereka menjadi penunggu danau Gunung Kelud.
Letusan Kelud pada 1586 menelan korban hingga 10 ribu orang meninggal. Pada letusan 19 Mei 1919 memakan korban 5.110 jiwa. Sedang letusan 26 April 1966 menelan korban jiwa 212 meninggal, 74 hilang dan 89 luka-luka.
Menurut sesepuh desa di sekitar gunung ini, para korban itu sedang dikersakke dua bidadari penunggu kawah. Bila laki-laki diperlakukan sebagai suami dan yang perempuan diangkat sebagai saudara.
Warga menengarai, bila Kelud akan meletus biasanya ada dua sorot sinar terang masuk ke kawah. Atau banyak burung gagak berterbangan di pedesaan.
Ketika Misteri berkunjung ke gunung ini beberapa waktu lalu, Misteri bertemu dengan seorang pria tua yang tengah duduk bersila dengan komat-kamit membaca doa. Tempatnya bersila masih di tepi anak gunung, sepi, karena memang tidak termasuk tempat tujuan wisatawan.
Pria ini mengaku berasal dari Yogyakarta, dan tidak mau menyebutkan namanya. Katanya dia sering ke tepi anak gunung ketika masih berwujud kawah dengan tujuan ngalap berkah. Disamping itu, dia juga mengaku sudah melihat tanda-tanda akan terjadi bencana besar di Jawa Timur. Mungkinkah itu berkait dengan letusan Gunung Kelud? Ditanyakan hal ini, pria berwajah bersih itu hanya tersenyum penuh makna.
Bagi yang percaya, memang banyak cara untuk ngalap berkah di gunung ini. Setiap tahunan sekali, Bupati Blitar juga rutin ke sana. Hal ini termasuk tradisi yang dilakukan sejak dulu, sepertinya rasanya kurang enak kalau setiap tahun tidak ke Gunung Kelud.

Penampakan Hantu yang Menjadi Headline di Jepang Iblis Baik Hati 0 18.26

Filename Penampakan Hantu yang Menjadi Headline di Jepang
Publisher Iblis Baik Hati
Date and Time 18.26
Category
Action


Sekumpulan anak muda jepang sedang menyelenggarakan acara di sebuah restoran, acara yang berlangsung ramai itu tiba - tiba berubah menjadi menyeramkan karena lima orang pemuda menyaksikan pemandangan yang belum pernah mereka lihat sebelum nya.


saat di wawancara, orang yang mengambil gambar tersebut mengatakan, awal nya kami semua bersenang-senang, hingga akhir nya salah satu teman kami menujukkan seorang wanita yang sedang duduk sendiri, beberapa teman mengatakan itu aneh, tapi saya hanya berpikir itu adalah seorang wanita yang memiliki dandanan aneh yang sedang menunggu teman nya.

video ini sempat menjadi Headline di jepang, beberapa pihak menyangsikan penampakan ini yang mereka rasakan terlalu nyata dan jelas. jarang sekali ada hantu yang muncul dengan sedemikian rupa

bagaimana menurut anda, silahkan anda cek sendiri video berdurasi 5 menitan ini.
jika anda takut, saran saya agar tidak menyaksikan

Misteri Pintu Belakang Rumah Iblis Baik Hati 0 18.15

Filename Misteri Pintu Belakang Rumah
Publisher Iblis Baik Hati
Date and Time 18.15
Category
Action

Kisah ini berawal dari seorang gadis yang berumur 15 tahun bernama Sheapulang ke rumah di tengah malam, dan orang tuanya sudah tidur. Dan dia memutuskan untuk membuka pintu belakang rumahnya dan dibiarkan terbuka untuk kakaknya yang belum pulang ke rumah.
Kesalahan besar yang dia buat adalah membiarkan pintu rumah dibelakang dalam keadaan terbuka. Saat itu tengah malam, gadis itu terbangun dan merasakan sesuatu yang dingin dan menekan di lehernya. Pada awalnya, dia pikir itu adalah sebuah lelucon dari kakaknya yang baru pulang kerumah. Saat itu kamar gadis itu dalam keadaan gelap gulita dan dia tidak dapat melihat sesuatu apapun di kamar yang gelap. Kemudian ia merasakan tangan yang besar menutupi hidung dan mulutnya, dan dia tidak bisa bernapas. Dia mendengar suara aneh, kali ini suaranya sangat berat dan serak sepertinya ini bukan suara dari kakaknya, suara itu berkata, "Jika kau berteriak, aku akan membunuhmu sekarang!".
Saat matanya sudah terbiasa dengan melihat di dalam kegelapan, dia bisa melihat sesosok figur seorang pria sedang membungkuk tepat di atasnya. Pria itu menutupi wajahnya dengan sebuah alat penutup wajah berwarna hitam, dan hanya terlihat sepasang mata yang besar melotot dan memandang ke arahnya. Pria itu memegang sebuah pisau dan menempelkanya tepat di lehernya. Orangtuanya sedang tidur di kamar sebelah, gadis itu mencoba untuk membuat suara sebanyak yang dia bisa, tetapi tangan pria itu telah menutup jeritannya dan dia merasakan sesuatu aroma yang tajam dari tangan pria itu, aroma itu tercium seperti bau amis darah. Saat itu dia mencoba untuk bangkit dan menendang kakinya, mencoba untuk menggedor dinding kamar orangtuanya sehingga mereka akan mendengarnya.
Di kamar sebelah, kedua orangtuanya sedang tidur nyenyak. Tiba-tiba, beberapa suara-suara aneh telah terdengar dan membangunkan mereka. Mereka memutuskan untuk memeriksa putri mereka yang berada di kamar sebelah, dan berpikir dia hanya sedang mengalami mimpi buruk. Ketika orang tua gadis itu membuka pintu kamarnya, mereka dihadapkan oleh pemandangan yang sangat mengerikan. Yang mereka bisa lihat di ruangan gelap itu, hanya suatu siluet hitam yang sedang membungkuk di putri mereka, ia sedang memegang pisau ke arah leher putrinya, dan itu adalah seorang penyusup. Begitu ia melihat pisau, Ayahnya langsung melompat menuju ke atas penyusup itu dan berjuang untuk meraih pisau ditanganya. Ketika itu Ibunya berlari dan meraih pergelangan tangan pria itu dan berhasil mengambil pisau dari tangannya. Ayahnya telah berhasil menghajar pria itu dan membuatnya tertidur lemas dilantai.
Setelah semuanya berakhir dan keadaan menjadi tenang, gadis itu berlari dan meraih ponselnya di atas meja dan berlari keluar rumah untuk menghubungi 911 untuk meminta pertolongan. Orangtuanya masih terus menjaga sang penyusup di lantai kamar tidur sampai polisi tiba dirumah. Setelah itu pintu kamar telah terbuka dan polisipun mulai berlari masuk ke dalam kamar dengan memegang sebuah pistol, kemudian polisi itu mulai memborgol si penyusup dan menyeretnya keluar dari rumah, polisi itu berkata padanya "Diam! Dan jangan banyak bergerak atau aku akan menembak kepalamu!". Di luar rumah, polisi menemukan sebuah truk kecil dan truk itu adalah milik si penyusup, ketika polisi menggeledah truk pria itu, mereka menemukan berbagai senjata api lengkap dengan peluru dan ada beberapa pakaian berdarah di dalam tas. Setelah polisi menanyakan siapa pemilik pakaian bernoda darah ini, namun penyusup itu berkata bahwa pakaian itu adalah milik korban yang berhasil ia bunuh dan mengambil pakaianya untuk menghilangkan bukti apa yang ia perbuat. Di sisi lain keluarga ini tidak mengetahui hal apapun mengenai penyusup itu, tetapi hal yang paling mengejutkan bagi mereka adalah mereka baru saja menangkap seorang pembunuh berantai.
Kisah ini adalah kisah nyata dan benar-benar terjadi dialami oleh keluarga McDonagh. Nama gadis itu adalah Shea McDonagh, kemudian nama dari penyusup dan sekaligus pembunuh itu adalah Adam Leroy Lane. Pria itu akan menghabiskan waktunya di penjara selama 25 sampai 30 tahun berikutnya.
Jadi pesan moral dari kisah ini adalah Selalu pastikan pintu belakang rumah kalian dalam keadaan terkunci. Tetap selalu waspada dan waspada, kalian tidak ingin menjadi korban dari kejadian ini bukan?

Misteri Siaran Berita di Televisi Iblis Baik Hati 0 18.10

Filename Misteri Siaran Berita di Televisi
Publisher Iblis Baik Hati
Date and Time 18.10
Category
Action

pembuangan-sampah.jpg
Sekitar lima tahun yang lalu aku menonton TV sekitar pukul 02:10am. Saat itu yang aku lihat di layar TV hanya sebuah gambar kosong yang berwarna abu-abu, gambar itu adalah pertanda sebuah acara TV berakhir dan akan melanjutkan siaranya di hari esok. Kemudian aku ingin mematikan TV dan segera untuk tidur karena tidak ada siaran TV pada pukul 02:10am, ketika aku mengambil remot TV dan menekan tombol off, tiba-tiba muncul sebuah siaran dan siaran ini adalah sebuah siaran berita. Sungguh sangat aneh sekali tiba- tiba saja siaran berita muncul, apakah ini berita ini bersifat darurat? kemudian dari siaran berita itu aku tidak melihat penyiar berita, yang aku lihat hanya gambar sebuah pusat pembuangan sampah.
Berita ini sangat aneh yang pernah aku lihat sebelumnya. Aku dapat melihat sebuah channel TV di bagian bawah pojok layar, channel itu bertuliskan ''NNN-news buletin berita''. Yang anehnya, berita itu hanya menunjukan sebuah gambar pusat pembuangan sampah, ada apakah dengan pembuangan sampah? Pembuangan sampah itu terlihat ada beberapa orang yang sedang mengais-ngais sampah entahlah apa yang mereka cari, karena sangat penasaran aku terus- menerus untuk melihat siaran berita ini dan bertanya-tanya apa maksud dari berita ini? Saat itu di layar TV muncul barisan beberapa nama-nama orang, entah untuk apakah memunculkan beberapa nama- nama orang, barisan nama itu bergerak perlahan-lahan naik dari bagian bawah layar seperti sebuah daftar para pemain di akhir acara film, dan kemudian terdengar suara penyiar yang telah membacakan nama-nama dari daftar tersebut satu-persatu. Siaran ini berlangsung selama lima menit, dan aku merasa sangat bosan mendengarkan nama-nama yang telah disebutkan. Akhirnya ketika semua nama telah disebutkan, kemudian penyiar menutup siaran dengan mengatakan "Mereka adalah para korban yang telah selamat dimalam berikutnya". Tiba-tiba siaran itu langsung menghilang dan berubah warna menjadi abu-abu itu tanda bahwa siaran sudah berakhir.
Keesokan harinya disekolah, aku bertanya-tanya pada beberapa temanku, apakah ada diantara kalian ada yang menonton siaran berita yang aneh di malam hari sekitar pukul 02:10am dan temanku ada juga yang menonton siaran tersebut, kami saling berdiskusi membicarakan siaran tersebut dan apa maksud dari siaran tersebut. Setelah pulang sekolah aku dan teman- temanku pergi ke sebuah stasiun TV swasta dan menanyakan tentang siaran yang di tayangkan pada pukul 02:10am. Saat itu petugas TV swasta mengatakan kepada kami bahwa mereka tidak pernah menayangkan sebuah siaran di pukul 02:10am karena pada pukul tersebut mereka telah berhenti siaran. Dan kami bertanya siaran channel itu bernama NNN-news dan memperlihatkan sebuah pembuangan pusat sampah dan menyebutkan beberapa nama orang selama lima menit kemudian menutup akhir siaran dengan menyebut nama-nama itulah yang akan selamat di malam berikutnya, para petugas TV swasta sangat bingung setelah kami menjelaskan secara terperinci, dan mereka membantah tidak pernah menyiarkan siaran tersebut dan NNN channel tidak terdaftar dalam daftar siaran berita di program TV mereka. Setelah itu kami semua sangat terkejut dan bercampur bingung, siaran apakah NNN tersebut? dengan upaya apapun dari berbagai media kami mencari channel NNN tetapi kami tidak menemukanya. Sungguh sangat aneh dan diluar dugaan apa maksud dari kata ''Nama tersebut adalah Korban Selamat di malam berikutnya?''. Jika berita ini sebuah insiden kecelakaan tetapi mengapa gambarnya sebuah pusat pembuangan sampah?
Sungguh sangat aneh, sampai saat ini aku tidak mengerti maksud dari siaran berita tersebut dan channel NNN sebenarnya channel apakah itu dan berasal darimana? Aku berpikir siaran ini adalah siaran yang sangat misterius yang pernah aku lihat sebelumnya. Dan mulai detik ini, aku tidak lagi menonton acara TV pada malam hari tepat pada pukul 01:00am kebawah dan kasus ini adalah kasus yang misterius yang baru pertama kali aku alami.
pembuangan-sampah-1.jpg
 

Copyleft: Cerita Horror © 2012 | Template Adapted from Vio B374K